Lengayang – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zarfi Deson, menjanjikan pengawalan ketat terhadap perbaikan infrastruktur pascabencana di Kampung Ganting Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Hal ini diungkapkan saat reses masa sidang kedua tahun 2025–2026 pada Selasa (3/2/2026).

Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penanganan dampak bencana yang melanda wilayah tersebut sejak Maret 2024. Warga menyampaikan keluhan mendesak terkait kebutuhan pengamanan tebing jalan di pendakian Puncak Ganting Kubang, serta perbaikan tebing sungai yang runtuh di dua titik rawan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Zarfi Deson menyatakan telah berkoordinasi dengan dinas terkait. “Untuk kerusakan infrastruktur ini, kami sudah langsung berkomunikasi dengan dinas terkait. Saat ini sudah masuk dalam perencanaan, tinggal bagaimana kita mengawal dan mendorong agar bisa terealisasi tahun ini,” jelasnya.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Sumbar yang membidangi infrastruktur, Zarfi Deson menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan dampak bencana. Ia menambahkan bahwa pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar telah melakukan survei lokasi dan proposal dari nagari telah diajukan. “Tinggal kita kawal bersama agar pengerjaannya benar-benar bisa dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.

Selain infrastruktur, Zarfi Deson juga memberikan bantuan tunai sebesar Rp3 juta untuk renovasi musala di Kampung Ganting Kubang. Ia juga menjanjikan bantuan hibah sebesar Rp30 juta yang akan dimasukkan dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk tahun anggaran 2027, serta bantuan pembangunan Masjid Lubuak Sariak sebesar Rp20 juta untuk tahun anggaran 2026. “Sementara untuk tahun anggaran 2026, kami telah mengalokasikan bantuan pembangunan Masjid Lubuak Sariak sebesar Rp20 juta. Insya Allah, tahun depan Musala Ganting Kubang kita masukkan dalam hibah Rp30 juta,” katanya.

Zarfi Deson menekankan pentingnya memperjuangkan aspirasi masyarakat Ganting Kubang. “Apa yang disampaikan masyarakat Ganting Kubang akan kami perjuangkan sekuat tenaga. Ini bukan soal kepentingan lain, tapi soal keselamatan dan kebutuhan dasar warga,” tuturnya.

Tokoh masyarakat Ganting Kubang, Mulyadi, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. “Alhamdulillah, aspirasi kami bisa langsung didengar. Mudah-mudahan perbaikan infrastruktur yang rusak bisa segera direalisasikan,” ungkapnya.

Mulyadi juga menyampaikan terima kasih atas bantuan untuk sarana ibadah. “Selain bantuan tunai, masuknya bantuan Rp30 juta ke Pokir 2027 adalah bukti nyata kepedulian beliau. Semoga membawa kebaikan bagi masyarakat dan juga bagi beliau,” ucap Mulyadi.

Reses ini diharapkan menjadi momentum penting untuk perbaikan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Ganting Kubang, sehingga mereka dapat kembali hidup dengan aman dan nyaman.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.