Padang – Komunitas energi baru terbarukan (EBT) Sumatera Barat menggagas pendirian Yayasan Mandiri Energi Mentawai. Inisiatif ini bertujuan mempercepat kemandirian energi di pulau-pulau terluar Mentawai.
Yayasan tersebut akan mengelola potensi EBT Mentawai yang belum termanfaatkan secara maksimal. Mentawai memiliki sumber energi terbarukan melimpah, termasuk energi gelombang laut, biomassa, dan hutan energi.
Ketua Komunitas EBT Sumbar, Firman Hidayat, menyatakan pendirian yayasan ini sebagai respon terhadap kebutuhan mendesak pemerataan akses listrik di Mentawai.
Saat ini, proses finalisasi badan hukum yayasan sedang berlangsung.
Setelah resmi berdiri, yayasan akan menjembatani kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga riset, komunitas, dan pemangku kepentingan terkait.
Dalam waktu dekat, yayasan berencana audiensi dengan Bupati Kepulauan Mentawai untuk mempresentasikan rencana kerja.
“Kita ingin bergerak cepat. Mentawai tidak boleh menunggu terlalu lama untuk menikmati layanan energi yang andal, bersih, dan terjangkau,” tegas Firman.











