Surabaya – Yance Sayuri mendadak menjadi pusat perhatian usai memberikan dukungan terbuka kepada Bernardo Tavares yang baru saja diumumkan sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Dukungan singkat dari bintang Malut United itu langsung memantik harapan besar dari Bonek agar sang pemain ikut merapat ke Kota Pahlawan.

Komentar Yance muncul di unggahan resmi Persebaya Surabaya saat memperkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih anyar. Ia menuliskan, “Sukses di club barunya coach,” yang langsung disambut riuh warganet.

Banyak Bonek menilai dukungan tersebut sebagai sinyal kedekatan emosional antara Yance dan sang pelatih. Hal ini mengingat kolaborasi keduanya yang sukses di klub sebelumnya.

Permintaan agar Yance Sayuri ikut bergabung pun mengalir deras di kolom komentar unggahan tersebut. “datanglah ke persebaya musim depan,” tulis salah satu Bonek.

Akun lain tak kalah antusias mengajak sang pemain berposisi winger itu untuk hijrah ke Surabaya. “Kaka gak mau ikutan juga ke Surabaya ? Yuuuk bisa yuk kak,” tulis Bonek lainnya.

Antusiasme itu menunjukkan besarnya ekspektasi publik terhadap potensi duet Tavares dan Yance yang sudah teruji di lapangan.

Nama Bernardo Tavares sendiri resmi diumumkan Persebaya Surabaya pada Selasa (23/12/2025) dini hari. Pengumuman dilakukan melalui akun Instagram resmi klub dengan konsep yang cukup dramatis, menggambarkan Tavares sebagai sosok yang dinanti setelah berpisah dari klub sebelumnya.

Persebaya menyebut Tavares datang membawa reputasi kuat dari pengalamannya di level domestik dan Asia Tenggara. Dalam pernyataannya, Bernardo Tavares menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen dan suporter Persebaya.

“Surabaya, aku datang,” tulis Bernardo membuka pesannya dengan optimisme. Ia melanjutkan, “Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya.”

Ucapan itu disusul apresiasi atas kesabaran yang diberikan selama proses negosiasi. “Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi dan situasiku,” lanjutnya.

Bernardo kemudian memastikan komitmennya untuk segera memulai petualangan baru di tim berjuluk Bajul Ijo. “Tapi sekarang aku bisa memastikan bahwa aku akan segera berada di Surabaya,” tulisnya.

Persebaya Surabaya juga menegaskan status resmi sang pelatih dalam unggahan tersebut. “Coach Bernardo Tavares is Green,” tulis akun resmi klub, sembari menginformasikan bahwa Tavares akan datang bersama seorang asisten kepercayaannya. Seluruh tim kepelatihan yang sudah ada tetap akan mendampingi dan mendukung Coach Tavares.

Reaksi Bonek dan Bonita pun beragam setelah pengumuman itu. Sebagian besar menyambut optimistis, sebagian lain mengkritisi cara perkenalan yang dinilai penuh gimmick.

“Pilihan bagus, sukses coach,” tulis salah satu Bonek yang percaya pada kapasitas Bernardo. Ada pula yang memuji strategi komunikasi manajemen klub. “Management ok dan strategi admin akun official juga oke dengan gimmick-gimmicknya,” tulis Bonek lainnya.

Optimisme tinggi terlihat dari komentar yang menargetkan papan atas klasemen. “Ngeri joll, ke atas lagi kita acak-acak klasemen atas,” kata salah satu Bonek.

Di tengah euforia itu, nama Yance Sayuri ikut terseret sebagai figur yang diharapkan hadir. Hubungan profesionalnya dengan Bernardo di klub sebelumnya menjadi alasan utama.

Selama di klub sebelumnya, Yance Sayuri berkembang pesat di bawah asuhan Bernardo Tavares. Keduanya dikenal memiliki chemistry kuat di lapangan.

Bonek membayangkan kolaborasi itu terulang bersama Persebaya Surabaya. Harapan tersebut muncul meski belum ada sinyal resmi dari manajemen klub.

Kedatangan Bernardo ke Persebaya Surabaya sebenarnya sudah tercium sejak November 2025. Isu itu mencuat setelah pelatih sebelumnya dipecat dari kursi kepelatihan.

Nama Bernardo Tavares langsung menguat sebagai kandidat utama. Rekam jejaknya bersama klub sebelumnya menjadi pertimbangan penting Persebaya Surabaya.

Sebelum menerima pinangan Persebaya Surabaya, Bernardo lebih dulu berpisah dengan klub sebelumnya. Perpisahan itu dipicu persoalan gaji yang terus berulang.

Masalah finansial membuat Bernardo memilih tak melanjutkan kontrak. Keputusan itu mengakhiri perjalanan panjangnya bersama klub berjuluk Juku Eja tersebut.

Selama menangani klub sebelumnya, Bernardo mencatatkan prestasi gemilang. Ia membawa klub menjadi finalis AFC Cup Zona ASEAN 2022/2023.

Tak berhenti di situ, klub tersebut juga melaju hingga semifinal ASEAN Cup 2024/2025. Capaian itu mengukuhkan reputasi Bernardo di level regional.

Secara keseluruhan, Bernardo Tavares memimpin klub sebelumnya dalam 129 pertandingan. Angka tersebut mencerminkan konsistensi dan kepercayaan klub kepadanya.

Kini, tantangan baru menanti di Persebaya Surabaya dengan ekspektasi tinggi yang langsung melekat sejak hari pertama pengumuman. Dukungan Yance Sayuri memberi warna tersendiri dalam cerita kedatangan Bernardo, dan bagi Bonek, dukungan itu terasa seperti undangan tak langsung. Apakah Yance Sayuri akan benar-benar menyusul ke Surabaya masih menjadi tanda tanya, namun satu hal pasti, euforia hijau kembali menyala di Kota Pahlawan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.