Padang – Pemerintah Kota Padang bersama Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat (Sumbar) berkolaborasi dalam penyelenggaraan acara Daun Ramadan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman dan Sehat) yang bertujuan untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Acara yang dihelat di Pujasera Kota Padang ini secara resmi dibuka untuk umum.

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gendang tabuh secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama dengan Kepala Perwakilan BI Sumbar. Kegiatan yang berlangsung mulai 4 Maret 2026 hingga 6 Maret 2026 ini menampilkan beragam produk UMKM, mulai dari fesyen, aksesori, hingga makanan dan kue khas Ramadan.

Pemerintah Kota Padang menyambut baik inisiatif yang digagas oleh BI Sumbar ini. Maigus Nasir menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas yang dicanangkan oleh pemerintah kota. “Kita sudah mencanangkan Kota Padang sebagai kota gastronomi karena memiliki potensi besar di sektor wisata dan kuliner. Kita berharap apa yang dilakukan BI dapat semakin mendorong UMKM naik kelas di Kota Padang,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan UMKM, Pemerintah Kota Padang telah mendirikan Rumah Wirausaha sebagai wadah pembinaan dan penguatan kapasitas bagi para pelaku usaha. Selain itu, pemerintah kota juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp70 miliar untuk merevitalisasi kawasan Pasar Raya, Pantai Padang, dan Kota Tua, dengan tujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi. “Kami meminta pelaku UMKM untuk bersabar hingga pembangunan ini terwujud, sembari terus meningkatkan kualitas usaha. Kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan dapat terwujud untuk mewujudkan Padang menjadi kota maju dan sejahtera,” kata Maigus Nasir.

Mohamad Abdul Majid Ikram, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ramadan 1447 H. Ia juga menambahkan bahwa pameran UMKM tahun ini turut mendorong penggunaan QRIS dan onboarding marketplace bagi para pelaku usaha. “Kami berharap selama Ramadan masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital. Transformasi digital menjadi kebutuhan agar UMKM memiliki akses pemasaran dan akses keuangan yang lebih luas,” pungkasnya, menekankan tema kegiatan yang berfokus pada “Penguatan UMKM Halal dan Ekonomi Syariah Digital untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.