Agam – Warga Agam, Sumatera Barat, Wati Gusmayeni (51) merasakan manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Ia mengaku tak khawatir lagi soal biaya kesehatan.
Wati, yang terdaftar sebagai peserta PBPU Kelas II di Klinik Kayyasa Arifi, menceritakan pengalamannya saat ibunya membutuhkan penanganan darurat di UGD RSU Bunda BMC Padang.
“Waktu itu kondisi ibu sangat lemah dan harus segera ditangani di UGD. Saya benar-benar bersyukur karena dengan Program JKN, pelayanan bisa langsung diberikan tanpa ada hambatan administrasi,” ujarnya, Selasa (14/5/2024).
Selain itu, Wati juga rutin memanfaatkan JKN untuk kontrol kesehatan dirinya karena mengidap diabetes melitus dan hipertensi.
Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya di RS Mitra BPJS Kesehatan. “Pelayanan yang saya dapatkan selalu memuaskan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, hingga pengambilan obat,” ungkapnya.
Wati juga mengapresiasi perkembangan layanan BPJS Kesehatan, terutama Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, fitur antrean online sangat membantu dan menghemat waktu.
“Saya rasa ini sungguh praktis dan menghemat waktu, karena sudah bisa dilihat kapan estimasi mendapatkan pelayanan di faskes,” jelasnya.
Meski baru saja menghentikan kepesertaan orang tuanya yang telah meninggal, Wati tetap bersyukur atas keberadaan program JKN.
“Sampai detik terakhir, ibu saya masih peserta aktif BPJS Kesehatan dan menerima manfaatnya. Saya pribadi merasa sangat terbantu,” pungkasnya.











