Padang – Warga Sumatera Barat diminta waspada terhadap cuaca ekstrem hingga 15 Juli 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas berbeda akan mengguyur sejumlah wilayah.

Sabtu (13/7/2025), hujan ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan pada pagi hari.

Siang hingga malam hari, hujan sedang hingga lebat diperkirakan melanda Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan sekitarnya.

“Malam hari juga berpotensi hujan lebat di Mentawai, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan,” tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya.

Minggu (14/7/2025), hujan ringan hingga lebat berpeluang terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Payakumbuh, Pesisir Selatan, serta beberapa daerah di Solok dan Dharmasraya.

Peringatan dini khusus dikeluarkan untuk Solok Selatan, Sijunjung, dan sekitarnya.

BMKG mencatat, Mentawai berpotensi hujan lebat pada pagi hari 14 Juli. Siang hingga sore, potensi hujan meluas ke Solok Selatan dan Dharmasraya. Malam hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Pasaman dan Pasaman Barat.

“Cuaca didominasi kondisi berawan dengan kelembaban udara 60-98 persen dan suhu antara 17-32°C,” tulis BMKG.

Senin (15/7/2025), cuaca diprediksi membaik dengan kondisi cerah berawan hingga berawan.

Namun, hujan ringan masih berpotensi turun di Mentawai, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

BMKG juga melaporkan kecepatan angin selama periode prakiraan berkisar antara 4 hingga 34 km/jam, bertiup dari barat daya hingga tenggara.

Meskipun potensi hujan menurun pada 15 Juli, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.