Purworejo – Pembangunan Bendungan Bener Paket II di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menunjukkan progres signifikan dengan dukungan suplai beton dari sektor swasta. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berperan penting dalam proyek strategis nasional ini.

Perusahaan tersebut telah menyuplai 17.323 m³ beton readymix hingga pertengahan Desember 2025. Jumlah ini setara dengan 50,08% dari total kebutuhan beton yang mencapai 34.586 m³.

Nilai kontrak yang diperoleh WSBP dari proyek ini mencapai Rp27,54 miliar. Untuk memastikan kelancaran suplai, perusahaan mendirikan Batching Plant yang berlokasi strategis, hanya 4 kilometer dari lokasi proyek. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi hingga 300 m³ per hari.

Menurut keterangan Fandy Dewanto, progres suplai yang telah mencapai lebih dari separuh target menunjukkan kesiapan perusahaan dalam memenuhi target waktu dan mutu pekerjaan konstruksi. “Kami akan terus memantau pelaksanaan suplai agar target penyelesaian proyek tercapai sesuai rencana,” ujarnya.

WSBP menyediakan berbagai mutu beton readymix, termasuk K125, K175, K225, dan K300. Beton-beton ini digunakan untuk berbagai elemen konstruksi vital, seperti dinding segment spillway, dental peluncur, rigid pavement, dan lean concrete.

Bendungan Bener diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo. Proyek ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan layanan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, dan potensi pemanfaatan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Dewanto menambahkan, “Melalui keberlanjutan suplai beton readymix pada proyek Bendungan Bener, WSBP turut berkontribusi pada infrastruktur sumber daya air yang menguntungkan masyarakat.”

WSBP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional dengan mengedepankan kualitas produk, keselamatan kerja, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.