Padang – Wartawan senior Indra Sakti Nauli meninggal dunia setelah ditolak empat rumah sakit di Kota Padang. Penolakan itu menyebabkan keterlambatan penanganan medis.
Indra Sakti akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD dr. Rasidin.
Istri almarhum, Helma Tuti, mengungkapkan kesedihannya di media sosial. Ia menceritakan penolakan beberapa rumah sakit, termasuk RSUP M. Djamil.
Alasan penolakan bervariasi, mulai dari kamar penuh hingga prosedur rujukan yang berbelit.
“Perlakuan empat rumah sakit, termasuk M. Djamil, oper sana oper sini, membuat Indra Sakti terlantar berjam-jam,” tulis Helma.
Indra Sakti diketahui mengalami pecah pembuluh darah di leher.
Anggota DPRD Pessel, Novermal, menyesalkan tindakan rumah sakit. Ia menilai seharusnya rumah sakit memberikan pertolongan pertama.











