Tembilahan – Seekor buaya raksasa dengan berat diperkirakan mencapai 1 ton, berhasil dievakuasi ke penangkaran sementara setelah ditangkap warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Evakuasi dramatis buaya tersebut membutuhkan waktu sembilan jam.

Reptil tersebut kini ditempatkan di kawasan Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Inhil, Jalan SKB, Kota Tembilahan.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil, Junaidi, mengakui tantangan besar dalam proses pemindahan buaya muara berukuran super jumbo itu. “Ya besar sekali buayanya. Kemarin waktu dievakuasi ke mobil belasan orang yang membantu mengangkat,” kata Junaidi, Senin (3/11/2025), seperti dikutip dari mediacenter.riau.go.id.

Menurut pantauan di lapangan, hewan ini diangkut melalui jalur darat menggunakan mobil double cabin Toyota Hilux, dengan panjang buaya yang melebihi bak mobil.

Sebelum perjalanan dimulai, petugas Damkar mengikat mulut, kaki, dan ekor buaya muara tersebut secara ketat sesuai protap keamanan. Perjalanan dari Sungai Undan Reteh ke Tembilahan dimulai pukul 09.00 WIB dan tiba pada pukul 18.30 WIB.

Selama perjalanan, personil Damkar dan Penyelamatan Inhil secara ketat menjalankan protap. “Selain melaksanakan protap kehati-hatian, kami juga menjaga suhu tubuh buaya tetap lembab,” ungkap Junaidi, Senin (3/11/2025).

Setibanya di Tembilahan, tim Damkar menghadapi tantangan baru saat menurunkan buaya dari mobil. Mereka memilih opsi menambah ikatan tali di tubuh buaya lalu ditarik, sementara mobil dijalankan bergerak ke arah berlawanan. Setelah berhasil diturunkan, tim Damkar melakukan pengukuran akurat.

Hasil pengukuran menunjukkan panjang buaya 5,7 meter, berbeda dari perkiraan awal warga yang menyebut 7 meter. Lingkar perut buaya tercatat mencapai 2 meter. Berat buaya diperkirakan mencapai 1 ton dan baru akan ditimbang keesokan harinya.

“Itu perkiraan warga dengan hitungan manual sebelumnya 7 meter. Setelah kita ukur panjangnya 5,7 meter,” sebut Junaidi, Senin (3/11/2025).

Penangkapan buaya berukuran sangat besar ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Inhil. Junaidi mencatat penangkapan buaya raksasa dengan panjang 5,20 meter pernah terjadi pada tahun 2022 di Sungai Piyai, dan 4,70 meter pada 2021 di Desa Sialang. Kondisi geografis Inhil yang didominasi sungai, rawa, dan hutan mangrove menjadikan wilayah ini habitat alami buaya.

Junaidi menambahkan bahwa fenomena penangkapan buaya berukuran besar kerap terjadi di sekitar akhir dan awal tahun, saat musim pasang besar. Selain buaya 5,7 meter ini, pada Oktober 2025 lalu, Damkar Inhil juga menangkap tiga ekor buaya lain dengan ukuran bervariasi antara 2 hingga 3 meter di beberapa lokasi berbeda.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.