Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menunjukkan perhatiannya terhadap para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang terdampak bencana hidrometeorologi dengan memberikan bantuan sembako. Penyerahan bantuan dilakukan di aula balaikota pada hari Sabtu (10/1) dan menyasar 500 guru MDTA.

Bantuan ini, menurut keterangan, merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para pendidik keagamaan. “Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral bagi para guru MDTA kita,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menekankan peran penting guru MDTA sebagai garda terdepan dalam pendidikan karakter anak-anak di Pariaman.

Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Pariaman beberapa waktu lalu telah mengganggu aktivitas masyarakat. Peristiwa ini diakibatkan oleh perubahan cuaca, iklim, dan hidrologi, seperti hujan ekstrem, angin kencang, kekeringan, banjir, tanah longsor, atau badai.

Setiap paket bantuan berisi bahan sembako yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga para guru. Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah dan tokoh pendidik agama di Kota Pariaman. “Dengan adanya penyaluran bantuan ini, diharapkan semangat para guru MDTA dalam mengajar tetap terjaga,” ujarnya.

Acara penyerahan bantuan sembako ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Walikota Pariaman, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Asisten II Setdako Pariaman, Ketua Baznas Kota Pariaman, dan Kepala OPD di lingkungan Pemko Pariaman.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.