Agam – Puluhan ibu-ibu geruduk kantor Wali Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Senin (4/8/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap oknum wali jorong yang merobek konsep surat hibah pembuatan sumur bor.
Warga Padang Rajo Jorong PGRM, Nagari Gadut, mengaku kecewa atas tindakan wali jorong tersebut.
“Janganlah dirobek di hadapan kami,” ujar Dona, perwakilan warga, mengungkapkan kekecewaannya.
Dona menjelaskan, warga telah berinisiatif membuat surat hibah untuk pembuatan sumur bor. Surat tersebut kemudian diserahkan kepada wali jorong untuk meminta petunjuk.
Wali Nagari Gadut, Edison, membenarkan perobekan surat hibah tersebut. Ia beralasan, surat itu dirobek karena ada kesalahan dalam konsepnya.
“Surat hibah harus dibuat dengan jelas, termasuk lokasi tanah yang akan dihibahkan,” kata Edison.
Camat Tilatang Kamang, Noviardi Ismail, menyayangkan tindakan wali jorong tersebut. Ia berjanji akan melakukan pembinaan terhadap wali jorong dan wali nagari.
“Jangan berbuat seperti itu, karena itu tidak memenuhi standar pelayanan,” tegas Noviardi.
Akibat kejadian ini, bantuan sumur bor dari donatur dialihkan ke Nagari Kota Tangah Kamang. Perangkat nagari dan warga setempat merespons cepat dan akan meresmikan sumur bor tersebut minggu depan.











