Jakarta – Pemerintah Kota Padang terus berupaya mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pada Senin (23/2/26), Wali Kota Padang, Fadly Amran, melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Kantor Kemensos RI. Pertemuan tersebut membahas secara mendalam mengenai progres pembangunan Sekolah Rakyat serta penanganan dampak pascabencana hidrometeorologi yang sebelumnya melanda Kota Padang.
Fadly Amran menyampaikan bahwa pertemuan dengan Menteri Sosial RI berjalan sangat positif. “Alhamdulillah pertemuan kita dengan Mensos RI, Bapak Saifullah Yusuf sangat konstruktif,” ujarnya. Ia menambahkan, diskusi difokuskan pada pembangunan Sekolah Rakyat dan bantuan Kemensos bagi korban bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kota Padang pada akhir tahun lalu.
Pemerintah Kota Padang saat ini tengah memprioritaskan pembebasan lahan untuk memenuhi standar minimal yang diperlukan dalam pembangunan Sekolah Rakyat. “Kita sudah punya lahan di Batipuh Panjang Koto Tangah, namun luasnya belum mencukupi. Jadi akan ditambah dengan pengadaan tanah lagi,” jelas Fadly Amran.
Menanggapi hal tersebut, Saifullah Yusuf menegaskan komitmen Kementerian Sosial RI untuk mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Padang. “Intinya kalau Pemko Padang siap lahan, kita siap bangun,” tegasnya.
Selain itu, Saifullah Yusuf juga menyampaikan kabar baik mengenai bantuan bagi para korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang. Penyaluran bantuan ditargetkan selesai sebelum Maret 2026. “Hari Rabu depan akan diserahkan santunan ahli waris kepada keluarga dari 11 orang korban meninggal dunia. Kemudian juga akan diserahkan bantuan jaminan hidup korban bencana hidrometeorologi kepada 442 jiwa, targetnya tuntas sebelum Maret,” ungkapnya.










