Payakumbuh – Masjid Baiturrahmah di Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Barat, menunjukkan komitmennya dalam membantu sesama dengan menyalurkan 70 paket sembako kepada warga kurang mampu. Kegiatan sosial ini menyasar fakir miskin dan duafa yang merupakan bagian dari jamaah masjid, dilaksanakan pada Jumat sore (06/03/2026).
Peran rumah ibadah sebagai pusat kegiatan sosial kembali ditegaskan dalam kegiatan ini. “Masjid tidak hanya menjadi tempat untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan sosial yang membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” ujar Elzadaswarman, perwakilan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang hadir dalam acara tersebut.
Apresiasi atas inisiatif pengurus dan jamaah Masjid Baiturrahmah disampaikan oleh Elzadaswarman. Ia menuturkan bahwa “Kegiatan berbagi seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan.” Pemerintah Kota Payakumbuh, menurutnya, sangat mengapresiasi kepedulian pengurus masjid dan para jamaah yang terus menjaga solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Elzadaswarman juga menyoroti bahwa kegiatan yang digerakkan oleh pengurus masjid bersama jamaah tersebut menjadi contoh kuatnya kepedulian sosial masyarakat, terutama di bulan Ramadan. “Ramadan adalah kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama. Apa yang dilakukan oleh pengurus dan jamaah Masjid Baiturrahmah ini merupakan teladan yang sangat baik bagi kita semua,” jelasnya.
Harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi komunitas lain di Kota Payakumbuh turut disampaikan. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga pada momentum lainnya. Jika solidaritas ini terus terjaga, tentu akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Elzadaswarman.
Dukungan penuh terhadap kegiatan sosial yang diinisiasi oleh pengurus masjid dan jamaah juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Hendri Yazid. “Kami dari Kementerian Agama sangat mendukung kegiatan seperti ini. Kepedulian terhadap fakir miskin dan duafa merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan yang harus terus dijaga dan diperkuat di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Hendri Yazid menambahkan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas umat serta memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekitar. “Masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Dari masjid lahir berbagai kegiatan yang mampu memperkuat kebersamaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hendri Yazid berharap kegiatan berbagi sembako tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima sekaligus mempererat hubungan antara jamaah, pengurus masjid, dan pemerintah daerah. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang terbantu. Semangat berbagi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.











