Padang – Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Deportivo Alaves, Minggu lalu, namun kemenangan itu diwarnai kontroversi. Insiden jatuhnya Vinicius Jr di kotak penalti menjadi sorotan utama.

Gol dari Kylian Mbappe dan Rodrygo mengamankan tiga poin bagi Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Vinicius Jr dijatuhkan oleh bek Alaves, Nahuel Tenaglia, pada menit ke-89. Banyak pihak menilai itu pelanggaran, tetapi wasit Victor Garcia Verdura tidak memberikan penalti. VAR pun tidak turun tangan, memicu protes dari kubu Real Madrid.

Usai kejadian, kamera menangkap momen antara Vinicius dan pelatih Xabi Alonso. Alonso terlihat memeluk Vinicius, mencoba menenangkan sang pemain.

“Itu sudah sangat jelas,” kata Alonso kepada Vinicius, seperti dilansir MARCA.

Vinicius menjawab, “Dia tidak meniup peluit karena itu saya, (itu adalah) penalti yang jelas.”

Alonso kemudian menegaskan pandangannya dalam konferensi pers pascalaga.

“Menurut saya itu sangat jelas. Vini bergerak sangat cepat, dan ada kontak. Saya terkejut mereka tidak menggunakan VAR. Meskipun begitu, kami tidak terkejut. Kami harus terus maju,” ujarnya.

Momen kebersamaan antara Alonso dan Vinicius menjadi sinyal positif di tengah kontroversi. Persatuan di ruang ganti bisa menjadi modal penting bagi Real Madrid untuk menghadapi tantangan ke depan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.