Jeddah – Tim Nasional Indonesia menghadapi kabar kurang menyenangkan jelang laga krusial melawan Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bek kiri andalan Garuda, Calvin Verdonk, dikabarkan menjalani latihan terpisah saat tim beradaptasi di Jeddah, menimbulkan kekhawatiran serius akan kondisinya.
Situasi ini memicu spekulasi di kalangan suporter dan pecinta sepak bola Tanah Air, mengingat peran tak tergantikan Verdonk di sisi kiri pertahanan sejak resmi membela Merah Putih. Verdonk baru tiba di Jeddah pada Senin (6/10) sore, bergabung dengan rombongan pemain abroad lainnya.
Namun, dalam sesi latihan resmi yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Selasa (7/10) malam, Verdonk terlihat tidak mengikuti pemanasan bersama rekan-rekannya. Ia hanya duduk di pinggir lapangan dengan sepatu kasual.
Foto tersebut segera viral di media sosial, memicu dugaan bahwa Verdonk belum sepenuhnya pulih dari cedera yang membuatnya absen di laga terakhir bersama klubnya, LOSC Lille.
Sebelumnya, pemain berusia 28 tahun itu tampil konsisten di dua laga terakhir Lille, bahkan sempat dipuji atas kontribusinya. Namun, namanya tiba-tiba tidak ada dalam daftar pemain saat Lille menjamu Paris Saint-Germain di pekan ketujuh Liga Prancis 2025–2026.
Awalnya, rumor menyebut absennya Verdonk adalah bagian dari kesepakatan klub dan PSSI agar ia bisa lebih cepat bergabung dengan Timnas Indonesia. Namun, kenyataannya Verdonk tetap berada di Lille dan menyaksikan laga dari tribun stadion.
Ia bahkan terlihat di area VIP bersama bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, yang datang mendukung adiknya, Ethan Mbappe, saat mencetak gol penyeimbang untuk Lille. Kehadirannya di tribun justru menegaskan adanya masalah fisik pada dirinya.
Setibanya di Jeddah, Verdonk akhirnya angkat bicara. Ia mengakui sedikit mengalami masalah di bagian leher dan berharap bisa segera pulih sebelum laga kontra Arab Saudi. “Sedikit terasa sakit di leher saya, mari kita lihat nanti,” ujarnya hati-hati.
Pernyataan ini menambah kecemasan karena posisi bek kiri sangat vital dalam skema pelatih Patrick Kluivert. Masalah leher Verdonk tampaknya belum pulih total, terbukti dari keputusannya menjalani latihan terpisah. Staf medis Timnas Indonesia terus memantau kondisinya.
Ketersediaan Verdonk sangat penting, terutama menghadapi Arab Saudi yang dikenal memiliki kecepatan dan variasi serangan dari sisi sayap. Kluivert membutuhkan pemain berpengalaman Eropa seperti Verdonk untuk menahan gempuran tuan rumah.
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu telah menyiapkan sejumlah alternatif jika Verdonk tidak bisa tampil. Empat nama disebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi bek kiri di laga pembuka Grup B tersebut.
Shayne Pattynama
Opsi pertama adalah Shayne Pattynama. Pemain keturunan Belanda ini memiliki pengalaman internasional lebih banyak dan dikenal punya kemampuan bertahan solid serta lemparan ke dalam jarak jauh yang bisa menjadi senjata tambahan. Shayne juga pernah menjadi pilihan di era Shin Tae-yong sebelum posisinya diambil Verdonk.
Yance Sayuri
Opsi kedua adalah Yance Sayuri. Pemain PSM Makassar ini dikenal punya kecepatan dan determinasi tinggi meski posisi aslinya winger kanan. Namun, Yance kerap dimainkan sebagai bek sayap di klub dan terbukti bisa tampil disiplin.
Nathan Tjoe-A-On
Kandidat ketiga adalah Nathan Tjoe-A-On. Pemain SC Heerenveen ini memiliki kemampuan membaca permainan dan akurasi umpan yang baik, meski belakangan lebih sering dimainkan sebagai bek tengah. Kemampuan taktikalnya bisa membantu Timnas Indonesia membangun serangan dari lini belakang.
Dean James
Terakhir, ada nama Dean James. Bek muda yang kini bermain di Eropa ini dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan crossing yang akurat. Walau belum banyak tampil bersama Timnas Indonesia, Dean disebut punya potensi besar dan bisa menjadi kejutan jika diberi kepercayaan.
Saat ini, seluruh 29 pemain Timnas Indonesia sudah berkumpul di Jeddah dan menjalani sesi latihan resmi. Suasana latihan berjalan intens dengan fokus pada adaptasi cuaca panas dan penyesuaian tempo permainan.
Skuad Garuda memang menghadapi tantangan berat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka harus bersaing dengan Arab Saudi dan Irak untuk memperebutkan satu tiket langsung menuju Piala Dunia.
Absennya satu pemain penting seperti Verdonk bisa mengubah peta kekuatan di lini belakang. Kondisi sang bek kiri terus menjadi perhatian utama tim medis dan pelatih hingga detik-detik terakhir sebelum laga.
Publik Tanah Air berharap Verdonk bisa pulih tepat waktu dan memperkuat Garuda di King Abdullah Sports City. Dengan semangat juang tinggi dan dukungan penuh suporter, Timnas Indonesia diyakini tetap mampu memberikan perlawanan sengit.
Apa pun keputusan akhir Kluivert, laga kontra Arab Saudi akan menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia. Ketangguhan mental dan kesiapan taktik akan menjadi pembeda dalam upaya mencuri poin berharga di awal perjalanan menuju mimpi besar lolos ke Piala Dunia 2026.












