Sawahlunto – Universitas Negeri Padang (UNP) berupaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Nagari Pagaruyung melalui program pengabdian masyarakat. Program ini berbasis kearifan lokal.

Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan berhitung. Pembelajaran dikaitkan dengan budaya dan tradisi setempat.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UNP, Zuryanty, menjelaskan pendekatan pembelajaran ini menggabungkan keterampilan dasar dengan pengetahuan lokal.

“Teks bacaan, soal numerasi, dan aktivitas pembelajaran diambil dari contoh nyata kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (14-15 Agustus) ini diikuti oleh guru-guru dari beberapa sekolah dasar di Nagari Pagaruyung. Diantaranya UPT SDN 01 Pagaruyung, UPT SDN 08 Pagaruyung, UPT SDN 12 Pagaruyung, dan UPT SDN 15 Pagaruyung.

Para guru menyambut baik program ini. Mereka berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi yang berakar pada budaya lokal.

Dika, seorang guru dari SDN 08 Pagaruyung, mengatakan kegiatan ini membantu guru dalam memahami pembelajaran mendalam.

“Selama ini kami belum mendapat sosialisasi terkait pembelajaran berbasis deep learning. Kehadiran tim UNP memberikan pencerahan tentang bagaimana mengimplementasikannya di kelas,” katanya.

Tim pengabdian UNP menyampaikan berbagai materi. Termasuk Modul Ajar Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Deep Learning, Media Literasi Berbasis Kearifan Lokal, Media Numerasi Berbasis Kearifan Lokal, serta Asesmen Literasi dan Numerasi Berbasis Kearifan Lokal.

Zuryanty berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Nagari Pagaruyung.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.