Sulik Aia – Universitas Negeri Padang (UNP) kembangkan pariwisata buah naga berbasis komunitas di Nagari Sulik Aia, Kabupaten Solok. Program ini bertujuan menjadikan buah naga sebagai daya tarik wisata alternatif.
Pengembangan pariwisata buah naga ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang didanai UNP. Sekretaris UNP, Dr. Erianjoni, berharap Nagari Sulik Aia menjadi salah satu nagari binaan UNP.
Narasumber dari UNP, Dr. Adri Febrianto, mengatakan Sulik Aia memiliki potensi wisata besar. Produksi buah naga terbesar di Kabupaten Solok pada 2023 dapat menjadi agrowisata unggulan, selain Rumah Gadang dan Janjang Saribu.
Pegiat agrowisata, Teuku Firmansyah, menekankan pentingnya branding buah naga Sulik Aia. Ia mendorong generasi muda dan petani memanfaatkan media sosial untuk promosi.
Wali Nagari Sulik Aia, Ayanda Sadra, mengapresiasi program UNP dan berharap kerjasama ini berlanjut untuk pengembangan potensi wisata nagari.
Kegiatan ini diikuti penandatanganan perjanjian kerjasama antara Prodi Antropologi FIS UNP dan Nagari Sulik Aia tentang Tridharma Perguruan Tinggi dan program Kampus Berdampak.
Acara ini melibatkan 50 peserta dari berbagai unsur, termasuk petani, kelompok tani, Pokdarwis, dan guru.











