London – Pelatih Aston Villa, Unai Emery, menyebut cedera Amadou Onana menjadi salah satu faktor kekalahan telak timnya dengan skor 1-4 dari Arsenal. Kekalahan ini terjadi dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Emirates, London, Rabu dini hari WIB.
Emery mengungkapkan bahwa timnya tampil fantastis di babak pertama, namun cederanya Onana di paruh kedua membuat mereka kehilangan struktur kuat di lini tengah. “Pada babak pertama, kami tampil fantastis. Namun, paruh kedua, Onana cedera dan kami kehilangan struktur yang dibutuhkan untuk tetap kuat di lini tengah,” ujar Emery.
Amadou Onana ditarik keluar pada awal babak kedua karena cedera dan digantikan oleh John McGinn. Tidak lama setelah itu, Arsenal berhasil membuka keunggulan. Gol-gol Arsenal dicetak oleh Martin Zubimendi pada menit ke-52, Gabriel Magalhaes menit ke-68, Leandro Trossard menit ke-69, dan Gabriel Jesus menit ke-78.
Aston Villa hanya mampu memperkecil kedudukan melalui aksi Ollie Watkins di menit ke-90+4.
Selama berada di lapangan pada babak pertama, gelandang asal Belgia itu berperan penting dalam menjaga keseimbangan Aston Villa, sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda. Onana mencatat statistik mengesankan dengan memenangkan 57 persen duel di darat, serta membuat masing-masing satu blok dan intersepsi.
Begitu Onana tidak lagi di lapangan, sektor tengah Aston Villa menjadi rapuh dan terus-menerus mendapatkan tekanan dari lawan hingga akhirnya takluk 1-4.
Meskipun demikian, Emery tetap menyatakan kebanggaannya terhadap perjuangan anak asuhnya sepanjang pertandingan. “Kami kebobolan gol kedua dan setelah itu segalanya menjadi lebih sulit. Kami tidak menyerah. Kami terus mencoba mencetak gol. Kami berhasil mencetak satu gol, memiliki satu atau dua peluang lagi untuk menambah gol, dan debut beberapa pemain seperti Jamal (Jimoh-Aloba) dan George (Hemmings) juga sangat luar biasa,” kata juru taktik berkebangsaan Spanyol itu.
Kekalahan dari Arsenal ini membuat Emiliano Martinez dan kawan-kawan tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan perolehan 39 poin dari 19 pertandingan. Hasil ini juga mengakhiri rekor 11 kemenangan beruntun Aston Villa di semua kompetisi.
Sementara itu, Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 45 poin dari 19 pertandingan, mencatatkan 14 kemenangan, tiga imbang, dan hanya menelan dua kekalahan.











