Padang- Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang melaporkan peningkatan signifikan jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya, yang hingga tahun 2024 mencapai 47.692 unit. Data ini dipaparkan oleh kepala dinas tersebut, saat menjadi narasumber dalam Praktik Izin Sertifikasi Sustainable bagi UMKM Sawit di Gedung Bagindo Aziz Chan pada Selasa, 24 Juni 2025.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan tren positif yang menjadi indikator geliat ekonomi kerakyatan di wilayah Padang. Ia menekankan pentingnya digitalisasi sebagai kunci utama untuk memperluas pasar serta meningkatkan daya saing UMKM. Ia menjelaskan bahwa di era digital, masyarakat terbiasa bertransaksi secara daring, sehingga UMKM harus melihat fenomena ini sebagai peluang, bukan tantangan yang menghambat.
Selain itu, lonjakan omzet UMKM juga tercatat signifikan, dengan total omzet yang meningkat dari Rp 746,1 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp 952,









