New York – Indeks utama Wall Street anjlok tajam pada perdagangan Jumat (10/10) waktu setempat. Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan kenaikan besar tarif impor China akibat perselisihan terkait logam tanah jarang (rare earths). Komentar Trump langsung mengguncang pasar yang sebelumnya diwarnai harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump mengungkapkan bahwa ia tidak melihat alasan untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan dua pekan mendatang. Ia juga menuduh Beijing mengirim surat ke berbagai negara, menyatakan rencana untuk memberlakukan kontrol ekspor terhadap seluruh unsur produksi yang terkait dengan rare earths.

Hingga pukul 11.31 siang waktu New York, Dow Jones Industrial Average anjlok 446,44 poin atau 0,96% ke level 45.911,98. Indeks S&P 500 merosot 99,19 poin atau 1,47% ke 6.635,51, sedangkan Nasdaq Composite terjun 495,46 poin atau 2,17% ke 22.525,37.

Sektor teknologi di S&P 500 turun 1,9%, keuangan melemah 1%, dan energi terkoreksi 1,3%. Indeks semikonduktor Philadelphia SE menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan 3,4% usai pengumuman Trump. Saham perusahaan China yang terdaftar di bursa AS ikut merosot tajam; Alibaba, JD.com, dan PDD Holdings masing-masing turun antara 5,5% hingga 6%.

Selain itu, saham Qualcomm melemah 4,6% setelah regulator China membuka penyelidikan antitrust atas akuisisi perusahaan Israel, Autotalks. Indeks volatilitas CBOE, yang dikenal sebagai fear gauge investor, melonjak ke level tertinggi dalam sebulan terakhir.

“Trump kembali membuat pasar terkejut dan menambah ketidakpastian,” ujar Robert Pavlik, Senior Portfolio Manager di Dakota Wealth. Ketegangan dagang baru antara AS dan China ini dikhawatirkan akan menekan pertumbuhan ekonomi global dan memperburuk prospek korporasi Amerika yang sudah menghadapi biaya tinggi.

Di sisi lain, data awal University of Michigan menunjukkan indeks sentimen konsumen AS untuk Oktober naik tipis ke 55, sedikit di atas perkiraan 54,2.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.