Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dengan perayaan termegah dalam beberapa tahun terakhir. Acara puncak yang melibatkan 133 ribu personel dan 1.047 alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini akan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Ahad, 5 Oktober 2025, sepanjang hari dengan berbagai agenda, mulai dari upacara militer hingga hiburan rakyat.

Kegiatan akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan apel pengecekan pasukan dan pertunjukan aubade dari Universitas Pertahanan. Upacara pokok dijadwalkan pukul 08.00 WIB, di mana Presiden Republik Indonesia akan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi resmi ini mencakup pemeriksaan pasukan, penghormatan kebesaran, mengheningkan cipta, amanat, hingga laporan komando, yang menjadi inti peringatan HUT TNI tahun ini.

Setelah prosesi resmi, Monas akan diwarnai dengan demonstrasi kemampuan prajurit dan alutsista. Atraksi udara, manuver kendaraan tempur, bela diri militer, drone kamikaze, serbuan gedung, serta penerjunan Victory Jump akan memukau penonton. Rangkaian defile pasukan tiga matra dan parade alutsista darat dan udara akan menutup sesi militer yang spektakuler.

Perayaan ini juga terbuka untuk umum dengan beragam kegiatan masyarakat. Panitia menyediakan makanan gratis, paket sembako, serta hadiah doorprize menarik seperti sepeda motor, lemari es, hingga televisi. Pada sore hari, panggung hiburan rakyat akan menghadirkan musisi nasional seperti NDX AKA, Dewi Perssik, dan Wali, menutup seluruh rangkaian acara yang memadukan kekuatan pertahanan dan kedekatan dengan masyarakat.

Total 1.047 alutsista yang akan ditampilkan merupakan jumlah terbesar dalam perayaan HUT TNI belakangan ini. Armada tersebut berasal dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat, yang siap memeriahkan upacara dan parade.

Dari Angkatan Udara, sebanyak 119 pesawat disiapkan, termasuk jet tempur Sukhoi, F-16, T-50, serta pesawat latih KT-1B milik Jupiter Aerobatic Team yang akan menampilkan delapan formasi akrobatik. Pesawat angkut, intai, transportasi, dan helikopter juga turut dikerahkan, dengan cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis.

Angkatan Laut akan mengerahkan satuan seperti Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada) dan Korps Marinir. Mereka akan unjuk gigi dalam parade, defile, dan demonstrasi prajurit. Berbagai alutsista laut juga disiapkan, mulai dari Tank Amfibi, Meriam Howitzer, kendaraan tempur peluncur roket, kendaraan taktis, hingga rudal milik TNI AL.

Sementara itu, Angkatan Darat menyiapkan alutsista untuk defile dan demonstrasi gabungan, meliputi tank Leopard, Harimau, Badak, Marder, MLRS Astros, Meriam Caesar 155 mm, Anoa, Maung, ATAV, Bushmaster, dan rudal Mistral Atlas. Dukungan juga datang dari satuan perhubungan, kesehatan, zeni, serta perbekalan dan angkutan. Dari matra udara, TNI AD akan mengerahkan helikopter Apache, Mi-17, Bell 412, Fennec, dan BO-105.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.