Padang – Gigi bungsu, yang umumnya tumbuh pada usia 17 hingga 23 tahun, sering kali menjadi penyebab rasa sakit bagi banyak orang. Spesialis Bedah Mulut Semen Padang Hospital (SPH), drg. Andries Pascawinata, MDSc, Sp.BM, menjelaskan bahwa posisi gigi bungsu yang berada di bagian paling belakang gigi geligi ini memiliki pertumbuhan yang beragam.
“Ada yang bisa muncul penuh, ada sebagian, dan bahkan ada yang tidak muncul. Arah tumbuhnya pun bisa bervariasi, bisa lurus ke atas, bisa posisi seperti tidur, bahkan terbalik,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).
Lebih lanjut, drg. Andries menjelaskan perbedaan antara gigi bungsu yang dianggap “teman” dan “musuh”. Gigi bungsu dikatakan sebagai teman jika tumbuh sempurna tanpa menimbulkan keluhan atau kerusakan, serta dapat membantu mengunyah makanan. Sebaliknya, gigi bungsu menjadi musuh ketika menyebabkan keluhan dan kerusakan akibat infeksi di area sekitarnya.
Untuk menjaga kesehatan gigi bungsu, drg. Andries memberikan beberapa tips. “Kontrol dan periksa keadaan gigi dan mulut ke dokter gigi secara rutin, jaga kebersihan mulut, dan jaga daya tahan tubuh,” paparnya.
Ia menambahkan, menjaga kebersihan rongga mulut, termasuk gigi bungsu, adalah kunci untuk memastikan gigi bungsu tetap menjadi “teman”. “Segera periksa ke dokter gigi bila ada keluhan, melakukan pengambilan gigi bungsu apabila sudah muncul keluhan atau kerusakan,” tegasnya pada Jumat (27/6/2025).










