Jeddah – Rombongan Tim Nasional Indonesia mulai berdatangan ke Jeddah, Arab Saudi, untuk menghadapi dua laga krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B. Skuad Garuda dijadwalkan bertanding melawan tuan rumah Arab Saudi dan Irak pada 9 dan 12 Oktober dini hari WIB di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Persiapan untuk pertandingan penting ini telah dimulai sejak Senin, 29 September. Tim ofisial dan kepelatihan PSSI telah lebih dulu tiba di Jeddah untuk memastikan semua kebutuhan pemain terpenuhi, termasuk akomodasi, lokasi makan, dan tempat rapat.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan persiapan berjalan lancar demi kenyamanan tim. “Agar mudah untuk menjalankan agenda tim selama di Jeddah,” ujar Yunus Nusi pada Rabu malam, 1 Oktober 2025. Para pemain nantinya akan menginap di Hotel Park Hyatt Jeddah.
Kedatangan para pemain ke Jeddah dilakukan secara bertahap. Pada Kamis, 2 Oktober, pemain yang merumput di Liga Super Indonesia dijadwalkan bertolak dari Indonesia menuju Jeddah. Termasuk di antaranya adalah para pemain Persib Bandung yang akan terbang langsung dari Bangkok setelah melakoni pertandingan.
Persib Bandung menjadi penyumbang pemain terbanyak dengan empat nama, yakni Thom Haye, Marc Klok, Beckham Putra, dan Eliano Reijnders. Keempatnya dipilih oleh pelatih Patrick Kluivert untuk memperkuat Timnas Indonesia. Mereka bertolak ke Jeddah usai kemenangan 2-0 Persib atas Bangkok United di Grup G ACL 2 pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Sementara itu, para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri (abroad) akan menyusul kemudian, dengan perkiraan tiba di Jeddah antara tanggal 4 hingga 6 Oktober. “Jadi pemain abroad yang paling akhir akan tiba di tanggal 6 Oktober 2025,” tambah Yunus.
Timnas Indonesia menargetkan posisi juara Grup B di putaran keempat ini untuk meraih tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni-Juli tahun depan. Apabila finis di posisi kedua, masih ada peluang terakhir melalui babak playoff antarkonfederasi yang dijadwalkan pada Maret.











