Solok Selatan – Harapan keluarga dan tim penyelamat masih membara, meskipun pencarian Asmadi (45), seorang pemancing yang hanyut di Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, belum membuahkan hasil. Operasi pencarian memasuki hari keempat pada Kamis (5/2/2026), dengan fokus pada area sungai yang dikenal memiliki arus deras dan medan yang menantang.

Asmadi, warga Desa Lubuk Pauh, Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, dilaporkan tergelincir dan jatuh ke sungai pada Senin (2/2/2026) pagi saat memancing. Rekan-rekannya menuturkan bahwa korban hendak berpindah posisi ketika insiden nahas itu terjadi. “Arus sungai yang deras dengan cepat menyeret tubuhnya,” ujar salah seorang saksi mata.

Kantor SAR Kelas A Padang menerima laporan dari Polres Solok Selatan pada Senin siang, segera mengerahkan tim ke lokasi kejadian. Jarak lokasi dari Unit Siaga SAR Solok Selatan diperkirakan sekitar 19 kilometer garis lurus, atau 32 kilometer melalui jalur darat. Seorang anggota tim SAR mengungkapkan, “Kondisi medan menjadi tantangan besar dalam operasi pencarian.”

Tim SAR gabungan memulai kembali pencarian pada Kamis pagi, pukul 07.00 WIB. Personel dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir area sungai sepanjang kurang lebih lima kilometer. SRU pertama melakukan penyisiran darat dan sungai di sisi kiri dan kanan aliran, sementara SRU kedua menyusuri jalur lanjutan dengan kombinasi rafting dan penyisiran darat.

Berbagai peralatan pendukung, termasuk kendaraan rescue carrier, perahu rafting, peralatan evakuasi dan medis, serta sarana komunikasi, dikerahkan untuk mendukung operasi. Seorang petugas yang terlibat dalam operasi tersebut menyatakan, “Seluruh upaya dilakukan secara terukur dan profesional.” Namun, keterbatasan sinyal komunikasi dan kondisi sungai yang ekstrem menjadi kendala tersendiri.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Unit Siaga SAR Solok Selatan, Polres Solok Selatan, BPBD Solok Selatan dan Kerinci, TNI dari Koramil setempat, RAPI, perangkat desa, dan puluhan warga. Kolaborasi lintas instansi dan masyarakat ini mencerminkan komitmen bersama dalam upaya pencarian.

Hingga Kamis petang, pukul 18.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil. Operasi SAR dihentikan sementara dan dijadwalkan untuk dilanjutkan pada Jumat (6/2/2026) pagi. Meskipun belum ada perkembangan signifikan, semangat tim SAR di lapangan tetap tinggi untuk menemukan Asmadi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.