Padang – Tim SAR Kelas A Padang bergerak cepat mengevakuasi warga yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda Kota Padang sejak Rabu (11/02/2026) siang. Laporan dari masyarakat mengenai kondisi banjir tersebut langsung direspon dengan menerjunkan tim penyelamat ke lokasi-lokasi yang terdampak.

Menurut keterangan Feri, seorang warga yang memberikan informasi, hujan deras menyebabkan air meluap di beberapa wilayah. Lokasi yang terdampak diperkirakan berada pada koordinat 0°59’04.2″S 100°23’57.1″E, yang berjarak sekitar 18,36 kilometer dari Kantor SAR Padang.

Sebanyak enam personel SAR diberangkatkan dari Markas SAR di Jalan By Pass KM 25, Batipuh Panjang, Koto Tangah, pada pukul 21.00 WIB. Tim dilengkapi dengan satu unit rescue car dan perlengkapan lengkap, termasuk perahu rafting, peralatan SAR air, mountaineering, medis, serta perangkat komunikasi.

Di bawah komando lapangan, tim penyelamat menghadapi tantangan yang signifikan akibat debit air yang terus meningkat dan arus yang kuat. Kondisi cuaca yang masih hujan dengan kecepatan angin sekitar 6 knot semakin mempersulit proses evakuasi.

Prioritas utama tim SAR adalah menjangkau warga yang terjebak di rumah-rumah dan area genangan terdalam. Koordinasi intensif dilakukan dengan pihak-pihak terkait di daerah untuk mempercepat respons dan penyaluran bantuan. Meskipun pendataan korban masih berlangsung, fokus utama tetap pada keselamatan warga.

Kantor SAR Padang menegaskan bahwa setiap panggilan darurat dianggap sebagai amanah. Semangat “Satu Jiwa, Satu Rasa” menjadi prinsip bagi seluruh personel di lapangan. Mereka beroperasi sebagai tim penyelamat profesional yang modern dan terlatih dalam berbagai operasi kemanusiaan.

Di tengah kegelapan dan kondisi basah malam itu, cahaya lampu kendaraan penyelamat menjadi simbol harapan bagi warga yang membutuhkan pertolongan. Kehadiran tim SAR menunjukkan komitmen negara dalam memberikan bantuan dan menjamin keselamatan warganya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.