Padang – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Bukittinggi, PMI, dan Polresta Bukittinggi terus berupaya mencari potongan tubuh bayi di Ngarai Sianok, Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, Minggu (26/10/2025) pagi.
Pencarian difokuskan di RT 1/RW 2, di mana personil Basarnas menggunakan tali untuk menuruni tebing curam, mencari bagian tubuh bayi yang diduga dibuang oleh ibunya ke dalam ngarai.
Ketua RW 2, Yunaldi, menjelaskan bahwa potongan tubuh yang dicari adalah bagian badan dan tangan. “Potongan tubuh yang dicari berupa bagian badan dan tangan. Itu yang belum ditemukan,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (26/10/2025).
Pantauan di lokasi, tim SAR terlihat berulang kali menyusuri tebing curam sambil memeriksa setiap gundukan tanah atau sampah yang mencurigakan. Meskipun pencarian telah dilakukan berulang kali, hasilnya masih nihil. Proses pencarian pun dihentikan menjelang siang.
Kasus ini bermula pada Kamis (23/10/2025) sore, ketika seorang ibu diduga tega membuang bayi yang baru dilahirkannya ke dalam ngarai. Jasad bayi ditemukan pada Sabtu (25/10/2025) sore dalam kondisi terpotong tiga. Polisi telah menangkap pelaku terkait kasus pembuangan bayi ini, yang kemudian menjadi viral.










