Padang – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat terus berupaya mengidentifikasi korban bencana di sejumlah daerah. Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera Barat kembali bertambah. Minggu (30/11/2025) sore, tercatat 168 orang dinyatakan meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan menyebutkan, dari total tersebut, 137 korban telah berhasil diidentifikasi. “Sementara 31 lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujarnya di Padang, Minggu (30/11/2025).
Selain itu, DVI Polda Sumbar juga melaporkan bahwa 220 orang masih dinyatakan hilang. Sebanyak delapan orang lainnya dilaporkan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sebelumnya, Jumat (28/11/2025), data menunjukkan 22 orang meninggal dunia akibat bencana yang terjadi sejak Senin (24/11/2025). Dari jumlah tersebut, 20 korban telah teridentifikasi yang terdiri dari sembilan perempuan dan 11 laki-laki. Sementara dua jenazah lainnya belum teridentifikasi, yakni seorang perempuan dewasa dan seorang anak laki-laki.
Polda Sumbar memastikan proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban tetap menjadi prioritas utama. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan pemerintah daerah terus bekerja secara paralel.
Dengan angka korban hilang yang masih tinggi, tim gabungan terus melakukan penyisiran di aliran sungai, lembah, hingga daerah yang sebelumnya terisolasi oleh material longsor.










