Jakarta – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan pembangunan 12 pabrik pakan ternak ayam di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Lampung, hingga Kalimantan. Investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp 20 triliun.

“Rencana pemerintah bangun peternakan ayam, itu supaya peternak dan petani terjamin,” kata Amran dalam keterangan tertulis, Jumat (21/11/2025). Dana pembangunan akan bersumber dari Badan Pengelola Investasi Danantara.

Pembangunan fasilitas ini diharapkan mewujudkan kemandirian pakan ternak yang merata di seluruh Indonesia. Pabrik-pabrik tersebut nantinya akan memproduksi pakan ternak, obat-obatan, vaksin, hingga anak ayam atau day old chicken (DOC) dengan harga terjangkau.

Untuk mendukung peternak, Badan Pangan Nasional telah menyelesaikan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) jagung pakan, yang menggunakan stok jagung produksi dalam negeri.

Penyaluran SPHP jagung pakan telah terealisasi sebanyak 51,2 ribu ton yang menyasar 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi pada 15 November 2025. Program ini sebelumnya telah dilaksanakan melalui Bulog sejak 2023, dengan realisasi 27,6 ribu ton di tahun pertama dan melonjak menjadi 275,5 ribu ton pada 2024.

Harga jagung dalam program SPHP ini ditetapkan Rp 5.000 per kilogram di tingkat Bulog dan maksimal Rp 5.500 per kg sampai di tingkat peternak. Selisih harga yang dialami Bulog akan diganti pemerintah melalui anggaran yang tersedia di Badan Pangan Nasional sebesar Rp 78,6 miliar.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.