Jakarta – Tim Nasional Teqball Indonesia siap berlaga di SEA Games Thailand 2025 dengan target ambisius: medali emas. Harapan ini diungkapkan saat acara pelepasan tim di GOR Pasar Minggu, Jakarta.
Sebanyak delapan atlet, terbagi rata antara putra dan putri, akan berjuang di semua kategori pertandingan teqball. Keberangkatan tim dijadwalkan pada 9 Desember 2025.
Ketua Umum PP POTSI, Jovinus Carolus Legawa, menyampaikan optimisme tinggi terhadap kemampuan tim. “Peluang emas ada di semua nomor,” ujarnya. Ia menambahkan, “Tapi kita fokus satu emas dulu sebagai target awal. Mudah-mudahan bisa lebih.”
Meskipun menyadari persaingan ketat dari negara-negara Asia Tenggara lainnya, Jovinus tetap yakin dengan peluang Indonesia. Ia menyebut Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura sebagai rival utama, dengan Thailand memiliki keuntungan sebagai tuan rumah. “Semua lawan patut diwaspadai,” tuturnya, “Tapi Thailand jelas punya kelebihan karena berstatus tuan rumah.”
Pelatih Timnas Putri, Gabriella Kota, juga berbagi pandangannya tentang target yang ditetapkan. Ia melihat potensi besar dalam tim yang terdiri dari talenta-talenta muda. “Ini ajang internasional besar buat mereka,” katanya. “Jika kami bisa masuk lima final, peluang emas sangat terbuka.”
Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, Lilla Karsay, yang hadir dalam acara pelepasan, memberikan dukungan penuh kepada tim. Ia percaya Indonesia mampu meraih hasil terbaik dalam debut teqball di SEA Games. “Saya optimistis Indonesia bisa meraih emas,” ungkap Lilla. “Saat eksibisi di Kamboja saja bisa merebut perak. Semoga kali ini meningkat.”
Lilla juga menyoroti perkembangan pesat teqball di Indonesia dan mengapresiasi upaya PP POTSI dalam mengembangkan olahraga ini. Teqball terus berupaya untuk dipertandingkan di Olimpiade, seiring dengan perkembangannya secara global.
Adapun nama-nama atlet yang akan memperkuat Timnas Teqball Indonesia di SEA Games Thailand 2025 adalah Yoga Ardika Putra (Tunggal Putra), Husni Uba dan La Ode Mardham (Ganda Putra), Muhammad Azwar (Ganda Campuran) untuk tim putra. Sementara tim putri diperkuat oleh Dinar Dianawati (Tunggal Putri), Sindi Marcella dan Riska Apriela (Ganda Putri), serta Bunga Fitriani (Ganda Campuran).











