Padang – Pasca bencana galodo yang melanda Malalo, kebutuhan mendesak akan dukungan psikologis bagi para korban mendorong berbagai pihak untuk bergerak cepat. Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kabupaten Tanah Datar bersama Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Sumatera Barat bersinergi menyelenggarakan program pemulihan trauma bagi para pengungsi di posko Batu Taba, Batipuh Selatan.
Inisiatif yang diinisiasi oleh alumni Pesantren Gontor Jawa Timur bersama para jurnalis ini, pada Kamis (18/12), mendapat respons positif dari masyarakat yang terdampak. Dukungan yang diberikan tidak terbatas pada pendampingan psikologis, tetapi juga mencakup bantuan materiil yang sangat dibutuhkan.
Menurut Basrizal Dt Panghulu Basa, perwakilan masyarakat penerima manfaat, ungkapan terima kasih disampaikan atas perhatian yang telah diberikan oleh alumni Gontor kepada para korban pengungsian.
Selain memberikan terapi trauma dengan pendekatan Al-Quran yang dipimpin langsung oleh Ustad Al Qamar, PJKIP juga menyalurkan bantuan berupa peralatan masak. Rezki, Ketua PJKIP Tanah Datar yang juga merupakan anggota IKPM Gontor Cabang Sumbar, menjelaskan bahwa “Selain trauma healing terapi al quran yang diberikan langsung oleh ustad al qamar, kami juga membawa puluhan alat masak untuk korban terdampak, semoga bantuan sedikit ini bisa bermanfaat.” Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.










