Batusangkar – Banjir bandang (galodo) yang menerjang Tanah Datar, Sumatera Barat, membutuhkan tambahan alat berat untuk menanggulangi dampak kerusakan. Akses jalan terputus dan permukiman warga tertimbun material banjir.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan kebutuhan mendesak ini saat meninjau lokasi bencana. Alat berat seperti ekskavator dan buldoser sangat krusial.
Pemkab Tanah Datar telah mengerahkan lima unit alat berat. Namun, satu ekskavator milik pemerintah daerah hanyut terbawa banjir.
Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Barat telah memberikan bantuan satu unit alat berat.
Alat berat dibutuhkan untuk memindahkan material, menyalurkan bantuan makanan, dan mengevakuasi warga di area sulit dijangkau.
Eka Putra berharap bantuan alat berat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah pusat, dan para perantau dapat segera datang. Hal ini untuk mempercepat pembersihan dan pemulihan kondisi pasca-bencana.










