Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tengah berupaya meningkatkan ketahanan terhadap bencana alam dengan menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang untuk membangun sabo dam. Proyek dengan nilai investasi mencapai Rp249 miliar ini diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir bandang dan tanah longsor yang kerap menghantui wilayah tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun dari Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, proyek strategis ini telah memasuki tahap penandatanganan kontrak dan akan segera dilanjutkan dengan pekerjaan fisik di lapangan. Tiga lokasi telah ditetapkan sebagai prioritas pembangunan, yaitu Batang Lona di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan; Batang Anai di Nagari Singgalang; serta Batang Pagu-Pagu di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto.
Bupati Eka Putra menyambut baik realisasi proyek ini sebagai respons positif dari Kementerian PUPR melalui BWS V Padang. “Alhamdulillah, usulan kita tersebut ditanggapi positif oleh kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai V Padang, berdasarkan surat yang tembusannya dikirim ke kita, Insya Allah pengerjaannya sudah ada kontraknya dan segera dikerjakan dalam waktu dekat,” ujarnya, Rabu (21/1).
Pembangunan sabo dam ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi risiko bencana banjir bandang dan sedimentasi, tetapi juga untuk melindungi keselamatan warga serta infrastruktur yang berada di kawasan hilir. Lebih jauh, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya dalam jangka panjang.
BWS V Padang menekankan pentingnya dukungan teknis, koordinasi lintas sektor, serta sosialisasi yang efektif kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Dukungan dari pemerintah daerah, khususnya arahan dan dukungan dari bupati, dinilai krusial agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas PUPR Mustika Suarman menyatakan kesiapan teknis pemerintah daerah dalam mendukung proyek ini. “Kami dari Dinas PUPR bersama dengan Balai Sungai sudah melakukan survey ke titik lokasi pembangunan,” ungkapnya, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran proyek.
Bupati Eka Putra mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dan seluruh pihak terkait agar pembangunan sabo dam dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Tanah Datar. Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan ketahanan terhadap bencana alam.











