Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengambil langkah proaktif dalam merespons dampak bencana alam di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, sembari terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual.

Pada Selasa, 2 Desember 2025, Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menghadiri rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir. Rapat yang berlangsung di Aula Eksekutif Kantor Bupati tersebut membahas strategi komprehensif untuk memastikan ketersediaan dan harga stabil kebutuhan pokok masyarakat sepanjang tahun.

Tomsi Tohir mengapresiasi kinerja pengendalian inflasi selama sebelas bulan terakhir, dengan angka inflasi kalender sebesar 2,27%. Ia juga mengimbau seluruh kepala daerah untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada provinsi yang terdampak bencana.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Fadly menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pengendalian inflasi. Ia menyatakan bahwa rapat koordinasi ini memberikan manfaat signifikan bagi daerah, menghasilkan kebijakan yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat, menekan kenaikan harga, dan menciptakan stabilitas ekonomi. “Rakor ini bermanfaat bagi daerah, menghasilkan kebijakan yang menjaga daya beli, menekan kenaikan harga, dan menciptakan ekonomi stabil,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fadly juga didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas KUKMP Masni Yuletri, Kepala Bagian Perekonomian Franky, serta anggota tim TPID lainnya. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menegaskan komitmennya untuk terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memberikan bantuan kepada wilayah yang membutuhkan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.