Padang – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tengah mengupayakan pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi dengan mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun kepada pemerintah pusat. Dana tersebut diharapkan dapat memulihkan berbagai sektor yang terdampak.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyerahkan langsung dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) yang berisi usulan tersebut. Penyerahan dokumen itu disaksikan oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, pada Kamis, 8 Januari 2026.
Menurut Eka Putra, penyusunan dokumen R3P didasarkan pada data yang dihimpun dari lima sektor yang paling terdampak bencana. “Semuanya sudah kita data berdasarkan laporan dari Wali Nagari dan instansi terkait,” ujarnya.
Usulan anggaran Rp 1,4 triliun tersebut dialokasikan untuk sektor infrastruktur sebesar Rp 1,3 triliun lebih, perumahan sebesar Rp 92,9 miliar lebih, ekonomi sebesar Rp 49 miliar, sosial sebesar Rp 6,7 miliar lebih, dan lintas sektor sebesar Rp 10 miliar lebih. Kelima sektor ini menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan.
Eka Putra mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar agar usulan anggaran ini dapat disetujui oleh pemerintah pusat. “Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar supaya usulan ini dapat disetujui,” pungkasnya, menekankan pentingnya dukungan publik dalam proses ini.










