Solok – Seorang pemuda berusia 18 tahun, Ramadani Putra, tewas dalam kecelakaan di tambang emas ilegal, Rabu (12/11). Insiden ini terjadi di Nagari Garabak Data, Kabupaten Solok.

Korban tertimpa batu saat menyelam di sungai area tambang.

Warga setempat membenarkan kejadian tragis yang menimpa warga Aro IV Korong Kota Solok tersebut.

Kematian Ramadani menambah daftar panjang korban jiwa akibat aktivitas tambang emas ilegal di Solok. Tambang-tambang ini diduga beroperasi menggunakan alat berat.

Ramadani, seorang lulusan SMA, bekerja di tambang emas untuk mencari nafkah setelah ibunya meninggal dunia.

Jenazah Ramadani telah dibawa ke kampung halaman ibunya di Alahan Panjang untuk dimakamkan.

Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.