Sawahlunto – Ratusan warga memadati Masjid Al Muhajirin, Lembah Santur, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, pada Sabtu, 17 Januari, dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menggalang dana pembangunan masjid.

Ketua panitia, Hasjoni, mengungkapkan bahwa kegiatan tabligh akbar ini menghadirkan penceramah dari Sumatera Barat, Buya H. Ristawardi, serta bertujuan untuk mengumpulkan dana untuk pembangunan Masjid Al Muhajirin yang membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar. “Panitia mengajak jamaah yang hadir untuk berinfak secara sukarela,” tuturnya.

Hasjoni menceritakan bahwa sebelum masjid berdiri, warga Perumnas Santur melaksanakan salat berjamaah secara berpindah-pindah di rumah kosong yang belum dihuni, terutama saat bulan Ramadan. “Berkat kebersamaan dan kerja keras warga, akhirnya kami mampu membangun mushalla yang diberi nama Al Muhajirin,” jelasnya. Seiring bertambahnya jumlah penghuni, mushalla tersebut kemudian dikembangkan menjadi masjid. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur,” tambahnya.

Asisten Walikota, Irzam K, yang mewakili pemerintah kota, memberikan apresiasi terhadap inisiatif keagamaan ini. Menurutnya, masyarakat telah mampu melaksanakan kegiatan keagamaan secara mandiri tanpa harus bergantung pada bantuan dana dari pemerintah.

Dalam ceramahnya, H. Ristawardi menyoroti kondisi bangsa saat ini, di mana masih banyak pejabat yang terlibat kasus korupsi akibat lemahnya iman. “Melalui peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW, hendaknya kita benar-benar melaksanakan ajaran Nabi yang merupakan perintah langsung dari Allah SWT, yakni menunaikan salat lima waktu, agar kita tidak menjadi orang munafik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa perintah salat merupakan ibadah yang langsung diterima Nabi Muhammad SAW di Sidratul Muntaha. “Jika salat kita baik dan benar, maka selamatlah kita,” tandasnya. Ia juga mengajak jamaah untuk memperbanyak membaca Alquran dan membiasakan diri berinfak.

Acara yang dihadiri oleh anggota DPRD Sumatera Barat, Neldaswenti Zohirin, anggota DPRD Kota Sawahlunto, Idrayeni Hasjoni, Camat Barangin, Kepala Desa Santur, serta ratusan warga ini ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh H. Ristawardi. Kegiatan tersebut dilaporkan berjalan lancar, aman, dan sukses, serta berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp20 juta.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.