Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendapatkan pengakuan atas upayanya dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja di wilayahnya. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dianugerahi penghargaan sebagai Pembina Produktivitas oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli.
Penghargaan ini, menurut keterangan resmi, diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh Gubernur Mahyeldi dalam mewujudkan lingkungan kerja yang produktif dan kompetitif di Sumatera Barat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, Firdaus Firman, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, yang mewakili gubernur pada acara tersebut.
“Penghargaan diserahkan dalam ajang Naker Inspirational Leadership Award 2025 di Balai Kartini, Jakarta, pada 8 Desember lalu, langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan,” ujar Firdaus di Padang, Senin (22/12/2025).
Selain itu, RSIA Permata Bunda Solok juga meraih Paramakarya Award, sebuah penghargaan tertinggi di bidang produktivitas. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menunjukkan keunggulan produktivitas secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan.
Firdaus menjelaskan bahwa penilaian Paramakarya mencakup berbagai aspek strategis, termasuk kepemimpinan, perencanaan strategis, pengembangan sumber daya manusia dan organisasi, fokus pada pelanggan dan pasar, serta manajemen proses kerja.
Sebelumnya, RSIA Permata Bunda Solok telah terpilih sebagai salah satu dari enam perusahaan unggulan dalam Anugerah Sidhakarya Tingkat Provinsi Sumbar pada tahun 2024, yang menjadi dasar pencalonan mereka sebagai kandidat Paramakarya.
“Peningkatan produktivitas tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja. Produktivitas meningkat, kesejahteraan buruh pun ikut terangkat. Itu harapan kita bersama,” pungkas Firdaus.











