Padang – Sebanyak 124 atlet dari 10 cabang olahraga beladiri asal Sumatera Barat (Sumbar) resmi menjadi bagian dari Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025. Kontingen ini akan berlaga di Kota Kudus, Jawa Tengah, pada 11-26 Oktober 2025.
Kamis (10/10/2025), para atlet beladiri ini dilepas langsung oleh Ketua KONI Sumbar terpilih, Hamdanus, bersama Gubernur Mahyeldi di aula Kantor Gubernur Sumbar.
Hamdanus dalam sambutannya menyampaikan bahwa keikutsertaan 124 atlet beladiri di PON Beladiri adalah wujud nyata komitmen KONI dan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam memajukan dunia olahraga. “Alhamdulillah dari 10 cabang beladiri yang dipertandingkan. Atlet Sumbar masuk seluruhnya,” ungkapnya. Putra asal Pesisir Selatan ini menambahkan bahwa Sumbar akan mengikuti seluruh cabang beladiri yang diperlombakan, meliputi pencak silat, taekwondo, karate, wushu, gulat, judo, sambo, jiu-jitsu, tarung derajat, dan shorinji kempo.
Lebih lanjut, Hamdanus menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan perolehan 8 medali emas dalam ajang tersebut. Menurutnya, target ini realistis berdasarkan potensi yang terlihat dari seluruh cabang beladiri yang diikuti. “Itu sudah berdasarkan kajian. Tentu kita kawal peluang ini. Kalau bisa lebih dari target,” terangnya.
Gubernur Mahyeldi turut mengapresiasi semangat KONI dalam memfasilitasi para atlet yang akan berlaga di PON Beladiri Kudus. Ia menilai semangat ini sebagai bukti nyata dalam membangkitkan dunia olahraga di Sumbar. “Kami sangat berterimakasih kepada KONI dalam mempersiapkan atlet kita turun di PON Kudus. Insyaallah atlet kita pulang membawa medali, dan membanggakan Sumatera Barat,” jelasnya.
Selain fokus pada keberangkatan atlet, Hamdanus juga menuturkan bahwa KONI sedang mengkaji dan mempersiapkan bonus bagi para atlet berprestasi. “Kita sudah urus keberangkatan seluruhnya, untuk bonus sedang dalam penyesuaian anggaran. Karena kita baru saja terpilih,” ujarnya, Kamis (10/10/2025).










