Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merombak susunan pejabat tinggi pratama dengan menunjuk Zefnihan, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, untuk memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar. Pelantikan tersebut berlangsung di Auditorium Gubernuran pada Jumat, 2 Januari 2026, bersamaan dengan pelantikan lima pejabat lainnya.

Menurut keterangan Mahyeldi, Gubernur Sumbar, pengisian jabatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Ia menyatakan bahwa “Seluruh proses seleksi telah dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.”

Selain Zefnihan, beberapa pejabat lain juga dilantik, termasuk Reti Wafda yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Syefdinon sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Al Amin sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Syaiful Bahri sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, dan Edi Dharma Safni sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumbar.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di tahun 2026. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan perubahan yang dinamis dan tuntutan akan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan. “Pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Zefnihan, yang lahir di Ampang Gadang, Agam, pada 25 Oktober 1974, memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan daerah. Selain pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung sejak Oktober 2017, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat Wali Kota Sawahlunto dari September 2023 hingga April 2024, serta Pelaksana Harian Bupati Sijunjung pada Februari 2021. Pengalamannya juga mencakup jabatan sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan.

Dengan penunjukan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap dapat meningkatkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Jabatan Kepala Bappeda Sumbar sebelumnya lowong setelah Medi Iswandi dipindahkan menjadi Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar pada Selasa, 2 September 2025.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.