Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana untuk lebih memfokuskan diri pada pengembangan bibit atlet muda, menyusul keberhasilan atlet daerah di ajang SEA Games XXXIII Thailand 2025. Kedatangan Gilang Ilhaza dan Syamsul Akmal, dua atlet yang berhasil membawa pulang medali, disambut dengan meriah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Gilang Ilhaza, yang meraih medali perak dari cabang olahraga gulat setelah pertandingan sengit melawan atlet asal Vietnam, sebelumnya juga telah meraih medali emas pada PON Aceh–Sumut 2024. Sementara itu, Syamsul Akmal berhasil menyumbangkan dua medali perunggu dari cabang sepak takraw, masing-masing dari nomor tim dan beregu, melengkapi prestasinya yang sebelumnya meraih perunggu beregu pada PON Aceh–Sumut 2024. Zikhra Dwi Putri juga mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga teqball dengan meraih medali perak di nomor tunggal pada SEA Games Thailand 2025, setelah sebelumnya meraih emas pada nomor ekshibisi PON Aceh–Sumut 2024.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh para atlet. Ia menyatakan, “Capaian tersebut menunjukkan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi besar di bidang olahraga.” Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Fokus utama pemerintah daerah adalah peningkatan kualitas pembinaan dan kompetisi, dengan tujuan agar atlet-atlet Sumbar dapat terus bersaing di berbagai tingkatan kejuaraan. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menjelaskan bahwa persiapan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pembinaan atlet.
Hamdanus menuturkan, “Ajang tersebut diproyeksikan menjadi wadah strategis pencarian bibit atlet unggul.” Porprov dianggap memiliki peran penting dalam regenerasi atlet dan menjaga keberlanjutan prestasi olahraga Sumbar di masa yang akan datang.










