Padang – Sumatera Barat mencatatkan peningkatan signifikan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di usia ke-80. IPM Sumbar melampaui rata-rata nasional dan menempati peringkat 6 di Indonesia.
Peningkatan IPM menjadi sorotan utama perayaan Hari Jadi ke-80 Sumbar. IPM naik dari 71,6 menjadi 76,43.
Gubernur Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kontribusi seluruh pihak dalam memajukan Sumbar. Ia mengajak masyarakat untuk terus bekerja keras membangun daerah.
Selain IPM, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumbar juga meningkat. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) naik dari Rp241,89 triliun menjadi Rp332,94 triliun.
Pertumbuhan ekonomi berdampak positif pada lapangan kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 5,75%.
Jumlah penduduk miskin juga berkurang. Data menunjukkan penurunan dari 345,73 ribu jiwa menjadi 315,43 ribu jiwa.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi membangun daerah. Ia menekankan pentingnya refleksi dan evaluasi.
Pemerintah Provinsi Sumbar menargetkan delapan agenda utama pembangunan. Agenda tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pengembangan nagari.
Pembangunan infrastruktur, pelestarian budaya, peningkatan pariwisata, dan peningkatan pendapatan daerah juga menjadi fokus.











