Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi tinggi kepada sejumlah tokoh dan lembaga atas dedikasi mereka dalam penanggulangan bencana melalui penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri”. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas kontribusi nyata yang telah diberikan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyerahkan langsung penghargaan tersebut bersamaan dengan pelantikan Pengurus Jaringan Pemred Sumbar (JPS) periode 2025–2028, Kamis (2/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya sinergi antar berbagai pihak dalam upaya memulihkan kondisi masyarakat pascabencana. “Yang paling berat saat ini adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa kembali hidup layak, tenang, dan memiliki penghasilan seperti sedia kala,” ungkapnya.

Penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri” diberikan kepada individu dan organisasi yang dinilai memiliki peran sentral dalam penanganan bencana, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan. Beberapa tokoh yang menerima penghargaan ini antara lain Dony Oskaria, Andre Rosiade, Zigo Rolanda, Sonny Affandi, Ummi Harneli, dan Rahmat Saleh. Sementara itu, dari kategori lembaga, penghargaan diberikan kepada Hutama Karya Infrastruktur, Nindya Karya, Bank Nagari, Polda Sumbar, Kodam I/Bukit Barisan, dan Semen Padang.

Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran aktif para penerima dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat. “Penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas aksi nyata dan kepedulian yang telah dirasakan langsung masyarakat,” katanya.

Dengan dilantiknya pengurus baru JPS periode 2025–2028, diharapkan kolaborasi antara media, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat semakin solid dalam mempercepat proses pemulihan di Sumatera Barat.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.