Jakarta – Nama Timur Kapadze, pelatih asal Uzbekistan, mencuat sebagai salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia. Kabar ini muncul setelah PSSI mengakhiri kontrak dengan Patrick Kluivert usai kegagalan tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kapadze membenarkan adanya komunikasi dengan PSSI saat berkunjung ke Jakarta pada 21 November 2025. Ia menyebut Kepala Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, yang menghubunginya. “Pernah ada kontak dari federasi, saya bicara dengan Sumardji. Tapi tidak konkret,” ujarnya saat konferensi pers di Masjid Istiqlal.

Sumardji pun mengakui ketertarikannya pada Kapadze, yang berawal dari rekam jejak sang pelatih. “Saya berbicara dengan Timur karena tertarik setelah membaca CV-nya,” kata Sumardji di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Sumardji mengikuti perkembangan sepak bola Uzbekistan beberapa tahun terakhir. Ia bahkan bertemu langsung dengan Kapadze di Uzbekistan untuk menggali informasi. “Saya tanya, bagaimana Uzbekistan bisa begitu bagus dalam tiga setengah tahun,” ungkapnya.

Menurut Sumardji, Uzbekistan memiliki prestasi yang baik di berbagai level usia. “Semua berprestasi. Ini ketertarikan pribadi saya. Makanya saya mencoba menghubungi,” jelasnya.

Komunikasi keduanya berlanjut melalui telepon dan panggilan video. Sumardji juga mengatakan Kapadze memuji antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.

Meski demikian, PSSI tetap menyiapkan lima kandidat pelatih yang akan diwawancarai. Nama-nama seperti Giovanni van Bronckhorst, Jesus Casas, dan Felix Sanchez disebut-sebut sebagai kandidat. Sumardji enggan berkomentar lebih lanjut dan meminta publik untuk menunggu hasil seleksi. “Tidak lama lagi akan ada hasilnya,” katanya.

Ia menegaskan proses pemilihan pelatih akan mengikuti Statuta PSSI. Nama-nama yang diwawancarai akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif sebelum diputuskan. “Kami menjalankan mekanisme sesuai statuta,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.