Jepara – Pemain Persijap Jepara, Sudi Abdallah, tampil gemilang saat timnya mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 dalam lanjutan BRI Super League 2025-2026. Gol penentu dari pemain Timnas Burundi itu mengamankan tiga poin bagi Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (18/8/2025) malam.
Pertandingan berlangsung sengit dengan diwarnai drama, termasuk gol-gol yang tercipta di menit-menit akhir.
Carlos Franca membuka keunggulan bagi Persijap di pertengahan babak kedua.
Persib Bandung sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui penalti Uilliam Barros Pereira di menit 90+2.
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, kemudian memasukkan Sudi Abdallah yang langsung memberikan dampak signifikan.
Baru semenit berada di lapangan, Sudi Abdallah berhasil memanfaatkan umpan Dicky Kurniawan untuk membobol gawang Teja Paku Alam, memastikan kemenangan perdana bagi Persijap yang baru kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Langganan Timnas Burundi
Sudi Abdallah, 25 tahun, merupakan pemainRegular di Timnas Burundi.
Debutnya di timnas terjadi pada 2022 saat Kualifikasi Piala Afrika.
Pada tahun yang sama, Sudi bermain tiga kali, termasuk saat melawan Pantai Gading.
Sempat absen karena cedera ligamen dari September hingga November 2024, Sudi kembali memperkuat Timnas Burundi pada Maret 2025 saat menghadapi Pantai Gading dan Seychelles.
Sebelum bergabung dengan Persijap, Sudi Abdallah pernah bermain untuk PSIS Semarang musim lalu, mencatatkan 17 penampilan dengan 5 gol dan 1 assist.
Dengan tambahan satu gol bersama Persijap Jepara, koleksi gol Sudi di Indonesia menjadi enam.
“Saya punya tujuan untuk mencetak banyak gol untuk tim dan untuk membawa tim ke posisi yang bagus, kalau bisa teratas,” ujar Sudi, dari laman resmi *I.League.*
Sudi mengaku tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan Persijap Jepara.
“Sambutannya sangat baik di sini, juga tim dan manajemen yang menurut saya sangat profesional. Ini membuat saya bisa fokus penuh dan ini juga tentunya bagus untuk mental pemain,” kata Sudi.
“Tidak ada masalah dengan proses adaptasi karena musim lalu saya main di Indonesia. Terlebih saat ini saya juga bersama rekan saya Elvis Sakyi yang sudah bermain bersama dua tahun silam,” tambahnya.












