Jakarta – Dampak emosional dari patah hati pada pria tidak hanya terbatas pada perasaan sedih, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi seksual, khususnya disfungsi ereksi (DE). Kondisi ini, yang didefinisikan sebagai kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi, dapat dikategorikan menjadi psikogenik (berasal dari faktor mental) dan organik (berasal dari faktor fisik).

Menurut keterangan spesialis urologi dari Siloam Hospitals Asri, Nur Rasyid, patah hati termasuk dalam kategori faktor psikogenik yang dapat memicu DE. “Biasanya, jika gangguan ereksi bersifat psikogenik, kejadiannya mendadak. Jadi, yang tadinya baik-baik saja, tiba-tiba menjadi buruk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nur Rasyid menjelaskan bahwa penanganan DE yang disebabkan oleh kombinasi faktor psikogenik dan organik cenderung lebih kompleks. “Tetapi jika ada faktor organiknya, penurunan (DE) terjadi secara bertahap. Penyebab paling umum dan paling berat adalah penyakit DM (diabetes). Jadi, pasiennya banyak, dan penyembuhannya juga lebih sulit dibandingkan dengan ereksi karena sebab lain,” ungkapnya.

Penanganan DE yang berakar pada faktor psikogenik, termasuk depresi akibat patah hati, umumnya lebih mudah dan beragam, termasuk opsi penggunaan obat-obatan seperti viagra atau levitra. Nur Rasyid menambahkan bahwa masalah DE akibat faktor psikogenik biasanya tidak bersifat permanen.

Dijelaskan bahwa stres yang dialami seseorang dapat mengganggu aliran darah ke penis. “Orang yang sedang stres, apa pun penyebabnya, akan mengeluarkan zat yang disebut adrenalin. Adrenalin akan menyempitkan pembuluh darah, sementara proses ereksi dimulai dengan rangsangan,” paparnya.

“Rangsangan bisa berupa penglihatan, pendengaran, penciuman, atau sentuhan. Jika cocok, ujungnya akan melebarkan pembuluh darah di penis. Jika kita stres, pembuluh darah akan menyempit, dan akibatnya akan turun,” pungkasnya pada 17 Februari 2026, menggarisbawahi pentingnya pengelolaan stres dalam menjaga kesehatan seksual pria.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.