Solok – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Sumatera Barat. Hal ini disampaikan saat agenda resesnya yang berfokus pada penyerahan bantuan bus sekolah kepada Kota Solok pada Selasa (24/2/2026).

Menurut Rolanda, bantuan bus sekolah ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. “Bus sekolah ini dapat dimanfaatkan seluruh sekolah melalui Pemerintah Kota Solok,” ujarnya. Ia menambahkan, tujuan utama dari bantuan ini adalah agar pelajar mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan layak.

Selain Kota Solok, pada tahun 2025, Sumatera Barat juga menerima alokasi bus sekolah untuk SMA Negeri 2 Kota Padang dan Kabupaten Agam. Rolanda mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan penambahan enam unit bus sekolah pada tahun 2026, mengingat kebutuhan transportasi pelajar yang masih besar. “Kami melihat kebutuhan transportasi pelajar masih cukup besar. Karena itu, untuk tahun 2026 kami mengusulkan penambahan enam unit bus sekolah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas pula rencana pembangunan strategis lainnya, termasuk pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok melalui skema Inpres Jalan Daerah pada tahun 2026. Rolanda menegaskan pentingnya pembangunan jalan tersebut untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Pembangunan Jalan Lingkar Utara sangat penting untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kami akan terus mengawal agar program ini bisa terealisasi,” katanya.

Persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Pemerintah Kota Solok mengusulkan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), dan Rolanda menekankan pentingnya kesiapan lahan untuk mempercepat proses penganggaran. “Jika lahannya sudah siap, proses penganggaran bisa segera ditindaklanjuti sehingga persoalan persampahan dapat ditangani secara lebih terpadu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pertemuan tersebut juga membahas program rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur kebencanaan serta usulan pembangunan SPAM Pincuran Gadang untuk memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat. Rolanda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur, transportasi, dan sumber daya air di Sumatera Barat. Ia menutup dengan menyatakan, “Kami ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi daerah.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.