Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyatakan komitmennya untuk mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (13/01/2026).
Rakor yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumatera Barat, serta seluruh kepala daerah se-Sumatera Barat, menjadi forum strategis untuk menyelaraskan upaya penanggulangan bencana antara pemerintah pusat dan daerah. Bupati Solok Selatan, Khairunas, turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Fokus utama diskusi adalah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan prioritas pada pemulihan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Selain aspek fisik, pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak juga menjadi perhatian penting.
Pemerintah pusat menekankan bahwa sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota adalah kunci keberhasilan pemulihan. Tujuannya adalah memastikan pemulihan berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
Khairunas menegaskan bahwa partisipasi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam rakor ini adalah wujud komitmen daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana. “Kita berharap upaya rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang yang berorientasi pada mitigasi dan pencegahan dalam penanganan bencana. Rakor ini juga menjadi wadah bagi daerah-daerah untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, serta memperkuat kesadaran bersama bahwa pembangunan berkelanjutan harus sejalan dengan pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesiapsiagaan bencana.










