Silungkang – Kecamatan Silungkang mengumumkan turnamen bulutangkis antar desa sebagai alternatif perayaan tahun baru, dengan fokus utama pada penguatan hubungan antar warga. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi yang positif.
Andi Eka Putra menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi. “Pertandingan itu bukan soal menang kalahnya, namun yang lebih utama adalah menjalin silaturahmi serta menciptakan suasana kerja yang kondusip guna memajukan 6 Desa yang berada di jalur Lintas Sumatera tersebut,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (31/12).
Sebanyak 38 pasang peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota BPD, LPM, perangkat desa, dan camat Silungkang, dipastikan akan meramaikan turnamen ini.
Menurut Aldi, Ketua Panitia yang juga Kepala Desa persiapan Muara Kalaban Selatan, turnamen ini juga menjadi ajang persiapan untuk acara yang lebih besar di masa mendatang. Ia berharap kegiatan ini dapat “menggelorakan Olahraga Bulutangkis agar diminati generasi muda kedepannya.”
Turnamen bulutangkis ini dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2026, di Gelanggang Bulutangkis Pasar Nagari Silungkang, dengan biaya pendaftaran Rp 25 ribu per pasangan. Pihak penyelenggara telah menyiapkan hadiah hiburan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi.
Lebih lanjut, Aldi menyampaikan harapan bahwa antusiasme masyarakat terhadap bulutangkis dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. “Menggairahkan UMKM di Kecamatan Silungkang nantinya,” pungkasnya.










