Jakarta – Pencipta lagu “Tabola Bale,” Siprianus Bhuka alias Silet Open Up, meraih penghargaan AMI Awards 2025 untuk kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik. Kemenangan ini diraih setelah bersaing dengan Adrian Khalif, Raisa, Salma Salsabil, Nyoman Paul, dan Wijaya 80.

Silet Open Up mengaku tak menyangka lagu ciptaannya bisa meraih penghargaan bergengsi tersebut. “Di luar ekspektasi saya karena lagu ini bisa mendapatkan piala yang sangat bergengsi di Indonesia yaitu AMI,” ujarnya usai menerima penghargaan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Selain kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik, lagu “Tabola Bale” juga masuk nominasi Karya Produksi Kolaborasi Terbaik dan Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik.

Siprianus menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekannya, Jacson Seran, Juan Reza, dan Diva Aurel. Ia menjelaskan bahwa lagu “Tabola Bale” bercerita tentang seorang pemuda yang jatuh cinta pada seorang gadis yang dulunya masih kecil. “Sebenarnya ceritanya seorang pemuda yang jatuh cinta sama cewek yang dulunya titu uh masih kecil, rambutnya masih kepang dua. Terus, dia kuliah dan ketika pulang rambutnya sudah diombre jadi makin cantik,” jelasnya.

Berkah Lagu “Tabola Bale”

Siprianus mengungkapkan bahwa lagu “Tabola Bale” telah mengubah hidupnya. Ia bahkan diundang Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara pada acara 17 Agustus lalu. “Jadi memang lagu ini ‘Tabola Bale’ sampai hidup saya juga Tabola Bale,” katanya.

Menurutnya, genre lagu Timur yang kerap viral di media sosial memiliki nuansa ceria dan ketukan yang cepat sehingga nyaman didengarkan. “Ini kesempatan untuk lagu Timur untuk berkembang. Juga memacu saya untuk membuat karya yang baik lagi. Ini menurut saya titik tertinggi dari karier kehidupan saya. Tetapi, saya jangan cepat puas, harus bisa buat lagi karya yang lebih bagus lagi,” imbuhnya.

Ia tak menampik sempat khawatir apakah lagu barunya nanti bisa sepopuler “Tabola Bale.” Namun, ia tetap fokus berkarya dan saat ini tengah menggarap lagu yang akan dirilis dalam waktu dekat. “Lagu Timur itu selalu memberikan keceriaan kepada orang Indonesia dan hari ini, terima kasih puji Tuhan, saya mendapatkan gelar tertinggi ini. Kalau menurut orang Indonesia sih, AMI itu paling tinggi. Tapi untuk saya sih, jangan karena saya mendapatkan AMI, saya terus berpuas diri,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.