Padang – Sumatera Barat berbangga atas prestasi Furgon Habil Winata, siswa SMA yang meraih medali emas cabang silat di Asian Youth Games Bahrain 2025.
Emas ini menandai kebangkitan silat Minang dan keberhasilan pembinaan atlet muda di Sumatera Barat.
Ketua Umum IPSI Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menilai keberhasilan Habil membuktikan potensi atlet Sumbar di kancah dunia.
“Habil membuktikan, dengan pembinaan serius, anak-anak kita mampu bersaing di level dunia,” tegas Vasko.
Dalam tiga bulan terakhir, Habil meraih empat emas berturut-turut, termasuk Kejurda Sumbar, Kejurnas Remaja, dan Asian Silat Competition di India.
Vasko Ruseimy, yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat, mendorong penerapan “Silat Tradisi Minang sebagai Ekstrakurikuler Wajib” di sekolah.
Kebijakan ini bertujuan mengenalkan kembali budaya Minang kepada generasi muda.
“Kita ingin anak-anak Sumbar kembali mengenal akar budayanya. Silat bukan hanya bela diri, tapi juga karakter, etika, dan kebanggaan,” ujarnya.
Vasko menekankan pentingnya menjadikan pencak silat sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia.
“Silat harus menjadi bagian dari percakapan dunia. Kita ingin silek Minang menjadi soft power Ranah Minang,” katanya.
Sumatera Barat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya pencak silat.












